Kisah Sedekah Zaman Nabi Musa: Suami Istri Mendadak Jadi Kaya
kisah sedekah zaman Nabi Musa

Kisah Sedekah Zaman Nabi Musa: Suami Istri Mendadak Jadi Kaya

Tidak ada ibadah di dalam Islam yang tidak ada manfaatnya. Semua pasti ada manfaatnya baik di dunia maupun di akhirat termasuk ibadah harta yaitu sedekah. Kisah sedekah zaman Nabi Musa ini akan menjadi salah satu contohnya.

Pada saat itu, terdapat sepasang suami istri yang hidup serba kekurangan. Bisa dibilang mereka merupakan keluarga yang miskin untuk makanpun sulit.

Namun ditengah derita kemiskinan yang mereka rasakan, mereka tetap bersabar dan berikhtiar untuk keluar dari belenggu kemiskinan tersebut.

Baca Juga: Kisah Saad bin Abi Waqash

Pada saat mereka beristirahat setelah beraktivitas, sang istri menyampaikan tanya kepada sang suami, “Bukankah Musa itu Nabi Allah dan bisa berbicara dengan-Nya?”

“iya, benar” jawab sang suami.

Sang istri kembali mengatakan,

“Kalau begitu kenapa kita tidak pergi mendatanginya dan mengadukan keadaan kita kepadanya. Kita meminta padanya agar berbicara kepada Tuhannya tentang keadaan kita dan memintakan agar kita diberi kekayaan, agar kita bisa hidup senang dan berkecukupan selama menjalani sisa hidup kita.”

Sang suami mengiyakan saran sang istri. Mereka akhirnya menemui Nabi Musa keesokan harinya dan menceritakan apa yang mereka rasakan serta yang mereka harapkan.

Nabi Musa berdoa kepada Allah untuk mengabulkan permintaan kedua pasangan tersebut. Allah yang maha tahu dan tidak ada yang luput dari pengetahuannya menjawab permintaan tersebut.

Allah berfirman: “Wahai Musa, sampaikan kepada mereka bahwa Aku telah mengabulkan permintaan mereka dan Aku akan memberi mereka kekayaan, tetapi selama satu tahun saja. dan setelah satu tahun, Aku akan kembalikan mereka menjadi orang miskin.”

Mendengar jawaban dari doa tersebut, kedua pasang suami istri tersebut gembira luar biasa dan benar saja mereka menjadi sangat kaya di daerah tersebut.

Ditengah-tengah kegembiraan tersebut sang istri mengingatkan suaminya bahwa kekayaan ini hanya berlangsung satu tahun.

Mereka memutuskan untuk memanfaatkan kekayaan tersebut dengan banyak-banyak memberikan sedekah. Mereka memberi makan orang-orang fakir miskin dan menyantuni anak yatim.

Mereka juga membuat rumah singgah untuk para musafir yang didalamnya disediakan makanan gratis untuk mereka konsumsi.

Baca Juga: Kisah Wakaf Abu Thalhah

Tidak terasa satu tahun berlalu, tetapi kekayaan mereka tidak lenyap sebagaimana yang telah Allah firmankan.

Melihat kondisi tersebut, Nabi Musa merasa keheranan lalu bertanya kepada sang Khaliq.

“Wahai Rabb, Engkau telah menetapkan syarat kepada mereka hanya satu tahun. Sekarang, sudah lewat satu tahun tetapi mereka tetap hidup kaya?”

Allah SWT menjawab dan berfirman, “Wahai Musa, Aku membuka satu pintu di antara pintu-pintu rezeki kepada keluarga tersebut, lalu mereka membuka tujuh pintu untuk membantu hamba-hamba-Ku. Wahai Musa! Aku merasa malu kepada mereka. Wahai Musa! Apakah mungkin hamba-Ku lebih dermawan dari-Ku?”

Itulah kisah sedekah zaman Nabi Musa tentang sepasang suami istri yang mendadak kaya raya dan memilih untuk terus bersedekah.

3 Replies to “Kisah Sedekah Zaman Nabi Musa: Suami Istri Mendadak Jadi Kaya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *