Kisah Inspirasi Abu Bakar ASh-Shiddiq: Nenek Tua yang Diayomi
kisah inspirasi abu bakar ash shiddiq

Kisah Inspirasi Abu Bakar ASh-Shiddiq: Nenek Tua yang Diayomi

Kisah Inspirasi Abu Bakar Ash-Shiddiq – Ada satu kisah yang menarik dari salah seorang sahabat Nabi yang tentu kamu tidak asing mendengarnya.

Ia adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq. Sahabat yang juga dicintai Nabi SAW dan selalu menemani Nabi SAW dalam dakwahnya.

Nama lengkapnya adalah Abdullah bin Utsman bin Amir bin Amru bin Ka`ab bin Sa`ad bin Tayim bin Murrah bin Ka`ab bin Lu’ai bin Ghalib bin Fihr bin Malik al-Qurasy al-Taimy.

Jika diperhatikan garis keturunan Abu Bakar al- Shiddiq maka bertemu dengan garis keturunan Rasulullah SAW pada Murrah bin Ka`ab dan terus hingga ke atas.

Baca Juga: Kisah Wakaf Saad bin Ubadah untuk Ibunda Tercinta

Abu Bakar terkenal dengan karakternya yang lemah lembut tetapi bila ada seseorang yang mempermainkan syariat Islam maka beliau akan sangat tegas.

Bahkan ada pada suatu saat ketika ada kaum muslimin yang tidak ingin membayar zakat karena Rasulullah SAW telah wafat, maka Abu Bakar dengan tegas mengatakan bahwa siapapun yang tidak membayar zakat niscaya dia akan membunuhnya.

Tegas karena menegakkan syariat tetapi lemah lembut dalam bertutur kata dan berperilaku.

Umar adalah salah satu sahabat yang juga sering memperhatikan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Umar selalu ingin melakukan amal kebaikan yang melebihi Abu Bakar.

Inilah konsep yang memang diperintahkan untuk orang Islam yaitu untuk saling berlomba-lomba dalam kebaikan. Mereka berharap kebaikan di dunia dan lebih dari itu berharap ganjaran kelak di akhirat.

Setiap Umar melihat perbuatan baik yang dilakukan Abu Bakar, Umar selalu ingin menirunya dan melakukan melebih apa yang dilakukan oleh Abu Bakar.

Suatu ketika, pada saat Umar sedang mengintip aktivitas amalan Abu Bakar, khalifah pertama ini berangkat ke pinggir kota Madinah dan masuk ke sebuah gubug.

Dikarenakan Umar melihat dari kejauhan, ia tidak tahu persis apa yang dilakukan Abu Bakar di dalam gubug tersebut.  Penasaran dengan apa yang dikerjakan oleh sahabatnya tersebut, usai Abu Bakar pulang, Umar masuk ke dalam gubug.

Baca Juga: Wakaf Pesawat dari Aceh

Pada saat Umar masuk didapati seorang nenek tua yang terbaring lemah bahkan matanya sudah buta. Umar tidak melihat sesuatu yang istimewa yang bisa dikerjakan Abu Bakar di gubug tersebut sehingga Umar pun bertanya pada nenek tersebut.

“Apa yang dilakukan orang tersebut di sini?”, tanya Umar.

Nenek itu pun menjawab, “Demi Allah, Setiap pagi dia datang, membersihkan rumahku dan menyapunya, kemudian ia menyiapkan makanan untukku, kemudian ia pergi tanpa berbicara apapun denganku.”

Mendengar jawaban nenek tersebut, keluar air mata Umar bin Khattab karena kagum dengan amalan Abu Bakar yang satu ini.

Demikianlah kisah inspirasi abu bakar ash-shiddiq tentang nenek tua yang diayomi oleh beliau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *