Asy Syifa: Guru dan Dokter Islam Pertama
Guru dan Dokter Islam Pertama

Asy Syifa: Guru dan Dokter Islam Pertama

Sejarah mencatat bahwa ada sosok muslimah yang luar biasa dalam segi ilmu pengetahuannya. Ia merupakan guru dan dokter pertama yang beragama Islam. Beliau dikenal dengan nama Asy Syifa.

Islam pada hakikatnya memang memuliakan orang yang beriman dan juga berilmu sebagaimana firman Allah SWT,

“Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajatorangorang yang beriman di antaramu dan orangorang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.”

(QS Al Mujadalah ayat 11)

Asy Syifa memiliki nama asli yaitu Laila. Beliau dijuluki dengan nama Ummu Sulaiman. Namun, masyarakat lebih mengenalnya dengan sebutan Asy-Syifa yang artinya penyembuh.

Baca Juga: Kisah Wakaf Saad bin Ubadah untuk Ibunda Tercinta

Hal tersebut dikarenakan melalui tangannya ia bisa menyembuhkan orang sakit dengan izin Allah SWT.

Asy-Syifa memeluk Islam di masa-masa awal penyebaran. Bersama kaum muslimin yang lain, beliau harus menanggung siksaan dari para kafir Quraisy.

Kemudian datanglah perintah untuk berhijrah ke Yastrib (Madinah). Asy-Syifa adalah salah satu shahabiyah yang memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis.

Beliau lebih banyak membaca tentang medis. Pada masa jahiliyyah, Asy-Syifa bisa mengobati segala penyakit. Ia menggunakan metode ruqyah untuk pengobatannya.

Sejak keislamannya Asy-Syifa hanya akan mengobati dengan metode ruqyah setelah mendapatkan izin dari Rasulullah SAW.

Setelah mengetahui metode pengobatan yang dilakukan Asy-Syifa, Rasulullah SAW mengizinkan Asy-Syifa meruqyah dengan metodenya dan meminta untuk diajarkan kepada Ummul Mukminin Hafsah.

Rasulullah SAW bersabda, “Meruqyahlah kamu dengan itu dan ajarkan hal itu kepada Hafsah, dengan nama Allah.”

Kemampuannya dalam membaca dan menulis juga diakui. Umar bin Khattab RA pernah meminta Asy-Syifa sebagai pengurus pasar.

Baca Juga: Sedekah Air Inilah yang Paling Utama

Disebutkan di dalam Thabaqat dari Ibnu Sa’ad bahwa Asy-Syifa ditugaskan di pasar untuk mengawasi harga alias sebagai pengawas harga.

Dikarenakan kepandaian dan kelihaiannya dalam bercakap, Asy-Syifa pun banyak mengajarkan kepada shahabiyah yang lain.

Bahkan sejarah mencatat, para ulama menyebut bahwa Asy-Syifa adalah guru wanita pertama yang beragama Islam. Beliau wafat pada tahun 20 hijriah.

Demikianlah cerita tentang guru dan dokter islam pertama.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *